Monday, February 16, 2015

Contoh Cara Seting Load Balance Mikrotik 2 ISP

Artikel kali ini kembali membahas tentang Load Balancing, yaitu Contoh Cara Seting Load Balance Mikrotik 2 ISP. Disini ada 2 ISP berbeda yang digunakan, yaitu Bandwith ISP A 1024 Kbps Sedangkan ISP  B 256 Kbps 1:8 Tetapi di sini kita akali menambah satu fake ISP untuk seimbangkan akses Langsung. 
Berikut langkah-langkah nya :

Pake WinBox masuk ke -> IP -> Address
-> klik [+] -> isikan Address : 192.168.1.1/24 Network : 192.168.1.0
Broadcast : 192.168.1.255 -> Konfigurasi LAN ( Local)
Interface : Ether1

-> klik [
+] -> isikan Address : 192.168.2.2/24
Network : 192.168.2.0
Broadcast : 192.168.2.255 -> Konfigurasi WAN 1 (ISP A)
Interface : Ether2

-> klik [
+] -> isikan Address : 192.168.3.2/24  Network : 192.168.3.0
Broadcast : 192.168.3.255 -> Konfigurasi WAN 2 (ISP B)
Interface : Ether3

Buat Mangle. Pake WinBox pilih -> New Terminal
Silakan copy dan paste script berikut :
/ip firewall mangle [lalu enter]
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-state=new nth=2,2,0 action=mark-connection new-connection-mark=lb_1 passthrough=yes comment=”LB Client” disabled=no
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-mark=lb_1 action=mark-routing new-routing-mark=route_lb_1 passthrough=no comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-state=new nth=2,2,1 action=mark-connection new-connection-mark=lb_2 passthrough=yes comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-mark=lb_2 action=mark-routing new-routing-mark=route_lb_2 passthrough=no comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-state=new nth=2,2,2 action=mark-connection new-connection-mark=lb_3 passthrough=yes comment=”" disabled=no
add chain=prerouting in-interface=”ether1″ connection-mark=lb_3 action=mark-routing new-routing-mark=route_lb_3 passthrough=no comment=”" disabled=no

Buat NAT. Pake WinBox pilih -> New Terminal
Copy dan paste lagi script berikut :
/ ip firewall nat
add chain=srcnat out-interface=”ether3″ action=masquerade comment=”" disabled=no
add chain=srcnat out-interface=”ether2″ action=masquerade comment=”" disabled=no

Buat Route. Pake WinBox pilih -> New TerminalCopy dan paste lagi script berikut :
 / ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=route_lb_1 comment=”" disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.3.1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=route_lb_2 comment=”" disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 scope=255 target-scope=10 routing-mark=route_lb_3 comment=”" disabled=no
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 scope=255 target-scope=10 comment=”default routing connection” disabled=no
Untuk Interface dan IP address nya silakan anda sesuaikan sendiri dengan kebutuhan anda. Demikianlah Contoh Cara Seting Load Balance Mikrotik 2 ISP
Selamat Mencoba :)
Terima kasih telah membaca artikel tentang Contoh Cara Seting Load Balance Mikrotik 2 ISP di blog Kumpulan Tutorial Mikrotik Indonesia jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Thursday, February 5, 2015

Belajar Pemograman C++

C++ adalah bahasa pemrograman komputer yang di buat oleh Evano Christian Posumah (Bjarne Stroustrup) merupakan perkembangan dari bahasa C dikembangkan di Bell Labs (Dennis Ritchie) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu B, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bel labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an. Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding).[1] Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading.[butuh rujukan] Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).[2]

Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.

Sumber : wikipedia

Contoh Program C++
Download dulu softwarenya disini
PROGRAM INPUT KTP SEDERHANA
copy coding berikut :
#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
char nama[30];
char ttl[50];
char almt[30];
char agm[30];
char rtw[30];
char jk[30];
char stts[30];
char pkjr[30];
char kwrgn[30];
cout<<"Program Memasukkan Data KTP \n";
cout<<"======================================= \n";
cout<<"Input Nama                              : ";cin.getline(nama,sizeof(nama));
cout<<"Input T.Tanggal Lahir                   : ";cin.getline(ttl,sizeof(ttl));
cout<<"Input Alamat                            : ";cin.getline(almt,sizeof(almt));
cout<<"Input Rt/Rw                             : ";cin.getline(rtw,sizeof(rtw));
cout<<"Input Agama                             : ";cin.getline(agm,sizeof(agm));
cout<<"Input Jenis Kelamin                     : ";cin.getline(jk,sizeof(jk));
cout<<"Input Status Perkawinan                 : ";cin.getline(stts,sizeof(stts));
cout<<"Input Pekerjaan                         : ";cin.getline(pkjr,sizeof(pkjr));
cout<<"Input Kewarganegaraan                   : ";cin.getline(kwrgn,sizeof(kwrgn));      
cout<<"\n";
system("cls");
cout<<"DATA YANG ANDA MASUKAN ADALAH: \n";
cout<<"======================================= \n";
cout<<"\n";
cout<<"Nama                : "<<nama<<endl;
cout<<"Tempat Tanggal Lahir: "<<ttl<<endl;
cout<<"Alamat              : "<<almt<<endl;
cout<<"Agama               : "<<agm<<endl;
cout<<"Rt/RW               : "<<rtw<<endl;
cout<<"Jenis Kelamin       : "<<jk<<endl;
cout<<"Status Perkawinan   : "<<stts<<endl;
cout<<"Pekerjaan           : "<<pkjr<<endl;
cout<<"Kewarganegaraan     : "<<kwrgn<<endl;
getch();
return 0;
}
Berikut tampilan hasilnya.
 
 
Jika ada yang belum mengetahui fungsi dari codingan di atas saya akan coba artikan satu persatu sbb:
#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
Ini namanya header, dipakai untuk menyertakan file-file library
Iostream.h    = Input output system headar ( yang umumnya dipakai untuk input output sistem)
Stdio.h         = Standar Input Output header (adalah header yang berisi definisi makro, konstanta, dan                          deklarasi fungsi dan jenis yang digunakan untuk berbagai standard input dan output                               operasi. 
conio.h           = adalah header file yang digunakan untuk membuat teks antarmuka pengguna
system("cls"); = membersihkan layar ,untuk c++ borland perintahnya adalah clrscr(); 
getch ():          =menahan layar
oh iyah masih banyak lagi header-hader di c++,, header digunakan sesuai kebutuhan tidak mesti digunakan semua kok :)
untuk mengawali setiap penulisan coding program,, pasti harus ada awal dan akhir,, seperti kalo di pascal itu ada Begin .. End.. nah di c++ itu ada main() lalu ada { sebagai begin nya dan ada } sebagai endnya,, :)
char nama[30];
char ttl[50];
char almt[30];
char agm[30];
char rtw[30];
char jk[30];
char stts[30];
char pkjr[30];
char kwrgn[30];
nah ini dia pendeklarasian variabel. Setiap Bahasa program pasti ada deklarasi variabel, dan kayaknya dari semua program yang saya pelajari,, deklarasi variabelnya tidak jauh beda kok. secara umum pasti ada Type data lalu nama variabel dan panjang variabel itu sendiri. nah,, kalo di c++ itu setiap akhir penulisan coding  harus diakhiri dengan tanda titik koma (;) sama halnya dengan bahasa program lain, delphi, pascal dll..
clrscr() atau system("cls"); itu kepanjangannya clearscreen, artinya, dimana setiap program dijalankan (run) , maka screen harus bersih, tidak ada sisa-sisa tampilan dari program yang sebelumnya di jalankan.
cout<< ini seperti perintah write dalam pascal
\n itu pemisah line atau sama halnya memberikan enter pada tampilan
cin.getline(nama,sizeof(nama)),, nah ini perintah cin itu seperti read.. nah kalo .getline itu artinya untuk mengambil baris variabel. lalu (nama,sizeof(nama)) kalo ndak salah sih membuat variabel nama dimana isi variabel nama itu sama dengan isi dari variabel nama yang sudah dideklarasikan tadi . (saya sudah rada-rada lupa hihihi)
cout<<"Nama                : "<<nama<<endl;
menampilkan pada layar dengan mengambil isi dari variabel nama , lalu ada endl itu memberikan satu baris ke bawah (sama halnya dengan enter dua kali ) kalo gak salah sihh hehee,,  
getch , itu menahan layar agar saat di running program gak langsung out
return() , temannya main(),, dimana ada main() selalu ada return() ,, biasanya untuk perhitungan return() dipakai untuk mengembalikan nilai . (kalau gak salah)
CONTOH PROGRAM PERULANGAN ( LOOPING )
Program Perulangan Sederhana Pada C++
Diposkan oleh Putra Mahayana on Jumat, 02 November 2012
Kali ini saya akan mengshare contoh program perulangan pada C++.
Mari kita langsung saja lihat kodenya :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main()
{
int a;
clrscr ();
cout<<"Masukkan nilai deret = ";
cin>>a;
 while (a>0)
 {cout<<a<< endl;
 --a;
 }
cout<<"Mulaiiiii.....";
getch();
}
Seperti diataslah contoh kodenya. Sekarang saya akan memberikan penjelasannya, dari pada sedikit postnya ini, mending sayang isi dengan penjelasannya, hhaha...
----->>
#include <iostream.h> #include adalah salah satu pengarah praprosesor yang tersedia pada C++. File-file yang berakhiran dengan .h disebut file header, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi, seperti fungsi, variabel dan sebagainya. Baris #include <iostream.h> perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Tanpa kehadiran baris tersebut akan terjadi kesalahan sewaktu program dikompilasi.
#include <conio.h> merupakan library dari bahasa C++ dengan kegunaan untuk memasukkan fungsi clrscr, getch, dll.
void main() digunakan untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki nilai balik. Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Pada fungsi void main() di atas, tidak ada argumen yang diberikan. Oleh karena itu tdak ada entri di dalam ().
int a; menunjukkan bahwa variabel a bertipe data integer.
clrscr(); berfungsi agar program membersihkan layar pada saat program di jalankan.
cout<<”Masukkan nilai deret “;cin>>a; program akan menampilkan kalimat “ Masukkan nilai deret’ dan bila diinputkan maka nilai tersebut akan di simpan pada variabel a.
while (a>0)
cout<<a<<endl;
–a;
cout<<”Mulaiiii”;
Didalam program ini terdapat perulangan dimana  bila nilai dari variabel a lebih besar daripada 0 maka program akan mencetak nilai dari variabel a lalu program berpindah 1 baris ke bawah dan melakukan rumus –a yang berarti variabel a dikurangi dengan 1 dan program akan berulang hingga kondisi tidak dapat terpenuhi maka akan mencetak kata “Mulaiiii” dan program berhenti.
getch(); digunakan untuk mengeksekusi blok instruksi dan statement yang telah ditetapkan sebelumnya.